Pasar Properti Bakal Pulih Usai Pilpres 2019
July 14, 2019
10 Tahun Lalu Cibubur-Jonggol Tidak Dilirik, Sekarang?
August 14, 2019
Show all

Tahapan-tahapan Membangun Rumah Sendiri dan Problematikanya

Jika anda berada pada kondisi kesiapan untuk membeli rumah, baik kesiapan secara cash maupun kesiapan untuk mengambil KPR dari bank (bankable), anda akan berhadapan dengan dua opsi:

  1. Opsi untuk membeli rumah dari pengembang perumahan
  2. Opsi untuk membangun rumah sendiri

Berikut kondisi-kondisi yang harus anda ketahui jika anda mengambil opsi pertama:

  • Anda dihadapkan oleh tipe dan desain rumah yang itu-itu saja.
  • Untuk pribadi yang elegant dan berkarakter seperti anda, tentu akan merasa ‘ordinary’ berada dalam satu cluster yang semua bentuk rumahnya sama.
  • Anda sebenarnya membayar lebih mahal karena pengembang membebankan area fasum/fasos ke dalam harga rumah yang anda beli.
  • Delivery time yang sangat lama. Umumnya pengembang men-set waktu serah terima rumah dalam 18 bulan. Jadi seakan-akan anda yang mendanai waktu 18 bulan tersebut.

Demikian pula kondisi-kondisi yang harus anda ketahui jika anda mengambil opsi kedua:

  1. Tahap mencari dan mengakuisisi tanah: Adalah sangat-sangat tidak mudah untuk mencari dan mengakuisisi tanah, karena anda harus mempertimbangkan banyak faktor:
    • Waktu yang habis untuk mencari tanah.
    • Mendapatkan tanah yang benar-benar ideal untuk dijadikan “your forever home” dari sisi kenyamanan dan aksesabilitas.
    • Rencana pengembangan masa depan wilayah tanah anda untuk menjamin nilai investasi yang menguntungkan atas tanah dan bangunan yang anda miliki.
  2. Tahap persiapan: Anda akan dihadapkan oleh tahapan-tahapan berikut:
    • Mendesain rumah anda.
    • Mencari jasa arsitek yang bisa menyediakan 4 jenis gambar guna perhitungan RAB (rencana anggaran bangun rumah) yaitu gambar konsep, gambar arsitektur, gambar struktur, gambar MEP.
    • Mencari kontraktor.
    • Mencari, mereview dan menimbang RAB yang kompetitif.
  3. Tahap engagement dengan kontraktor: Hal yang diperhatikan adalah bagaimana anda menentukan kontraktor yang terbaik, mendapatkan RAB yang kompetitif, dan mendapatkan kontrak yang aman.
  4. Tahap mengurus IMB dan perijinan-perijinan terkait.
  5. Tahap mempersiapkan dana pembangunan: Umumnya kontraktor akan mensaratkan pembayaran DP dan pembayaran sesuai progres pembangunan, sementara bank umumnya tidak menyediakan kredit untuk mebangun dengan agunan tanah.
  6. Tahap pembangunan: Situasi dilematik ketika anda tidak punya waktu luang untuk menunggui proyek pembangunan rumah anda, tapi anda menginginkan desain terealisasi dengan sebaik mungkin.

We leave you with no choice? Tidak juga. Silakan anda berselancar ke website kami, harizmahomes.com, dimana anda akan mendapatkan jawaban dari problematika diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!